Perkembangan Perusahaan Transportasi – Kendaraan Listrik

Di era modern kini, banyak hal dimunculkan sebagai upaya untuk mendukung kemudahan dalam hidup manusia. Seperti salah satunya terbitnya peraturan yang mengatur mengenai fungsi dari kendaraan yang menggunakan tenaga listrik untuk dapat digunakan secara luas bagi kalangan masyarakat. Seiring dengan kemunculan akan peraturan tersebut, maka di masa kini telah banyak bermunculan kendaraan transportasi yang berkomitmen untuk mengusung kendaraan dengan daya listrik menjadi jenis unggulannya.

4 macam kendaraan transportasi yang telah melakukan hal ini seperti Blue Bird, Gojek, Grab, serta Transjakarta. Upaya kerjasama ini juga diresponi dengan baik oleh menteri perhubungan Indonesia yaitu Budi Karya Sumadi sebagai wujud dalam mendorong penggunaan alat transportasi berbasis listrik dan mengurangi penggunaan alat transportasi berbasis bahan bakar minyak. Paling tidak keempat macam transportasi ini sering digunakan dalam jenis transportasi massal, di daerah ramai publik seperti perkotaan.

Menteri perhubungan Indonesia juga meminta untuk para kalangan lain seperti perusahaan transportasi massal untuk dapat secepatnya mengikuti kebijakan baru ini. Sehingga populasi dari jenis transportasi yang dimulai dari transportasi publik pengguna bahan bakar minyak bisa menyusut drastis serta menjadi pedoman dari aneka transportasi lainnya. Hal ini juga tentunya akan disertai dengan manfaat dan keuntungan yang diberikan kepada para pihak yang menerapkan penggunaan alat transportasi berbasis tenaga listrik ini. Untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, silahkan ikuti topiknya dalam artikel dibawah ini.

Perkenalan Kendaraan Listrik ke Masyarakat

Dalam hal mendukung penggunaan alat transportasi listrik ini, di langkah awalnya Menhub di Indonesia akan mencanangkan langkah-langkah untuk dapat memberi kemudahan bagi para pemasok kendaraan berjenis tersebut ke Indonesia. Bantuan yang diberikan seperti dalam jenis kemudahan dalam fiskal maupun non fiskal untuk mendukung contoh impor dari kendaraan jenis tersebut. Setelah ada sampel yang masuk, maka langkah selanjutnya untuk pihak perusahaan produksi kendaraan lain yang pabriknya sudah berada di Indonesia dapat meniru contoh konsep mesin yang digunakan untuk merancang aneka jenis transportasi listrik lainnya secara massal di Indonesia.

Penggunaan kendaraan jenis ini yang diterapkan dalam pendukung aktivitas manusia juga diberi fasilitas dibanding dengan kendaraan yang berbasis BBM. Beberapa kemudahannya seperti bebas untuk menggunakan kendaraan dalam kebijakan ganjil genap, tarif parkir yang gratis di aneka gedung besar di kawasan kota besar, serta berkurangnya pajak kendaraan yang dibebankan kepada pemilik kendaraan jenis tersebut.

Apabila terjadi kesulitan maupun kendala dalam memperoleh kendaraan berbasis listrik tersebut, para pelaku industri dapat mengkomunikasikan masalah yang dialami kepada Kemenhub. Pihaknya berjanji akan berusaha mencari jalan keluar untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Aneka jenis rapat akan dikerjakan oleh para menteri terkait untuk dapat dengan cepat mendukung keberlangsungan praktek konkret dari langkah mobil listrik ini. Dalam penerapan bus listrik Transjakarta pun, dalam waktu dekat akan diusahakan untuk dapat segera diberlangsungkan dengan banyak beroperasi di jalan raya. Seperti untuk langkah awalnya bagi beberapa kondisi tempat ramai transportasi seperti di kota-kota besar.

Kerjasama Dengan Pihak Lain

Selain taksi Bluebird, pihaknya juga akan menjalin bekerja sama dengan aneka perusahaan otomotif besar yang ada di Indonesia. Salah satu langkahnya seperti mengadakan pameran dan parade dari sejumlah kendaraan listrik untuk bisa menarik perhatian masyarakat luas. Kegiatan seperti yang berjudul “Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi dengan Kendaraan Listrik” diselenggarakan dan diikuti oleh banyak macam Agen Pemegang Merek (APM) jenis kendaraan mobil maupun motor di lapangan dekat Monas. Selain untuk memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat, acara ini juga dilakukan dengan menekankan akan faktor keuntungan yang bisa didapatkan saat menggunakan kendaraan listrik dibanding jika tetap mempertahankan kendaraan BBM semula miliknya.

Aneka keunggulan seperti ramah lingkungan, dapat dengan efektif mengurangi polusi udara, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil untuk kendaraan yang disurvei sangat berperan dari timbulnya polusi udara, juga untuk mendorong minat yang tinggi dari kalangan masyarakat luas untuk tertarik dan mengubah penggunaan ke jenis kendaraan listrik sebagai pendukung dari aktivitas sehari-harinya. Salah satu langkah dasar yang dilakukan yaitu dengan menerapkan kendaraan pengguna jenis bahan bakar ini dalam aneka jenis transportasi publik.

Prinsip kepopuleran yang hingga membuat daya modal besar ini akan mendorong semakin banyaknya kendaraan listrik yang akan digunakan di Indonesia. Dimana hal ini selain meningkatkan kualitas udara menjadi lebih baik, juga akan mendukung kemampuan untuk dapat di waktu kedepan dapat memproduksi baterai bagi dukungan utama dalam pencanangan kendaraan listrik ini. Data menuliskan bahwa sekitar 23 macam peserta yang mengikuti pameran ini berhasil mencatat minat yang besar bagi kalangan pengguna kendaraan untuk mensukseskan rencana ini di waktu yang akan datang. Aneka peserta yang terlibat seperti dalam bentuk 4 macam operator transportasi, Perguruan Tinggi, Produsen kendaraan bermotor, serta pengguna dari kendaraan mobil dan sepeda motor dalam jumlah tertentu.

Taksi Blue Bird Pakai Mobil Listrik Tesla Model X 75D dan BYD e6

Salah satu contoh jenis kendaraan yang sudah sangat terkenal dan mendarah daging dengan masyarakat Indonesia seperti taksi Blue Bird yang direncanakan akan menggunakan mobil listrik jenis Tesla model X 75D dan BYD E6. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika suatu hari nanti mobil Tesla X75D juga akan digunakan sebagai armada kendaraan dari mobil taksi perusahaan tersebut. Sejak hari Senin tanggal 22 April 2020 yang lalu, perusahaan Blue Bird sudah mulai menerapkan mobil listrik sebagai armada transportasi massal terbarunya. 

Baik itu jenis mobil Tesla X75D serta seri BYD E6 akan mulai diterapkan sebagai kendaraan taksi janis Blue Bird dan Silver Bird yang beroperasi sejak awal Mei tahun 2019. Prinsip inipun diterapkan tidak hanya untuk memberi kenyamanan dan peningkatan dalam pelayanan dari sarana transportasi publik tersebut, melainkan juga menjadi sumbangsih dalam mendukung pelestarian lingkungan. Berkat upaya ini, perusahaan taksi Bluebird kemudian mendapat istilah baru dalam jenis armadanya yaitu e-Taxi serta menerima penghargaan dari MURI sebagai penyedia taksi berjenis listrik yang beroperasi pertama kali di Indonesia.

Mengenai upaya pembersihan faktor udara di Indonesia terutama di kawasan kota besar ini, pihak Bluebird telah menyiapkan hingga 30 unit e-Taxi jenis Tesla X yang terbagi menjadi 5 unit kendaraan Silver Bird, serta 25 unit BYD E6 untuk jenis Bluebird. Tarif yang dibebankan oleh kedua jenis taksi tersebut juga masih sama jika dibandingkan dengan tarif taksi konvensional. Sehingga dipastikan tidak memberatkan bagi para masyarakat penggunanya. Ke-30 jenis kendaraan ini akan diterapkan sebagai contoh, pedoman sekaligus tolak ukur dari penggunaan jenis kendaraan listrik di kawasan Indonesia.

Gandeng Organisasi Lingkungan

Dalam memberlangsungkan hal ini perusahaan transportasi umum Blue Bird pun tidak dapat menjalankan tugasnya secara sendirian. Mereka telah membuat rencana untuk mendistribusikan kendaraan listrik ini sebesar 200 unit pada tahun 2020. Langkah ini diyakini dapat membantu melestarikan lingkungan hingga dapat mengurangi begitu maraknya kandungan CO2 di udara yang dihirup oleh banyak orang. Dampak positif lainnya yaitu pengkonsumsian BBM oleh banyak kalangan bisa semakin berkurang, dan diperkirakan defisitnya bisa sampai sebesar 1.898.182 liter, jumlah yang tidak terlalu kecil.

Tidak hanya melakukan rencananya secara sendiri, perusahaan Blue Bird pun turut serta mengundang perusahaan sosial raksasa yaitu World Wide Fund for Nature (WWF) serta Jaga Bumi yang merupakan perusahaan serupa tingkat nasional. Kerjasama yang dilakukan seperti pencanangan dukungannya dalam bentuk program seperti setiap pihak yang membeli kendaraan Tesla X atau BYD E6 telah menyumbang kontribusi penanaman akan satu jenis pohon yang mulai diadakan sejak bulan Juni tahun 2019. Bagaimana pendapat anda seputar hal ini? Tertarikkah anda untuk turut serta berkontribusi dalam upaya menjaga kondisi lingkungan ini?