Bisnis Transportasi yang Diprediksi Akan Melonjak

Posted on July 22, 2020 in Main

Bisnis angkutan barang menggunakan truk (trucking) dinilai akan memiliki peluang besar di tahun-tahun yang akan datang. Muncul berbagai pertimbangan hasil dari beberapa faktor yang diperkirakan oleh Asosiasi Perusahaan Truk Indonesia (APTRINDO) sebagai pendorong meningkatnya potensi pasar jasa logistik di Indonesia. Ditambah bisnis angkutan jenis berat ini akan menjadi jauh lebih meningkat jika dibanding dengan industri kendaraan umum atau kendaraan pribadi yang digunakan secara komersial sebagai alat transportasi publik. Beberapa jenis orang masih banyak yang lebih disiplin dalam menaati aturan dari pemerintah, dimana tentunya jika faktor tepat bekerjanya masih mengizinkan untuk bekerja secara mandiri di rumah masing-masing karyawannya.

Bisnis Logistik

Semua Berawal Dari Pandemi

Industri pasar menjadi sangat berkembang akibat dari efek pandemi yang sedang terjadi. Berbagai produsen makanan, minuman, obat-obatan dan kebutuhan medis meningkat cukup besar, sehingga pemerintah mendorong produksinya untuk dilipat gandakan demi mencukupi kebutuhan segenap masyarakat Indonesia. Salah satu faktor pasar yang turut serta meningkat bahkan hingga berkali-kali lipat adalah pertumbuhan e-commerce yang semakin melaju pesat akibat tren belanja online yang didukung dengan faktor keamanan bertransaksi. Perintah dari pusat mendorong warga untuk menghindari datang ke tempat kerumunan banyak orang atau berbagai aktivitas sosial, dimana hal ini sebelumnya banyak dikerjakan oleh masyarakat. Maka dari itu atas faktor dari upaya masyarakat yang berusaha menaati aturan pemerintah, fitur belanja serta pengiriman barang secara online dalam sekejap berkembang drastis. Beraneka macam perusahaan waralaba berbasis toko fisik hingga e-commerce berlomba-lomba menciptakan aneka macam promo dalam menjual produknya. Tidak hanya sebatas barang pokok kebutuhan sehari-hari, belakangan ini masyarakat telah memiliki daya beli untuk dapat membeli aneka produk non utama lain melalui pasar fisik atau secara online. Dalam hal ini perusahaan logistik sudah dapat terlihat memiliki andil dalam menjalankan fungsinya, dalam mendukung proses pembelian barang dari produsen hingga sampai ke tangan masyarakat di rumahnya masing-masing.

Meningkatnya Bisnis Transportasi

Kemudian, banyaknya aliran modal dan investasi asing juga meningkat. Sehingga hal ini juga berdampak pada peningkatan kuantitas logistik dan kegiatan manufaktur di Indonesia. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang sebelumnya melakukan kegiatan logistik secara mandiri kini banyak yang beralih ke perusahaan logistik dengan cara menyewa kendaraan truk atau jasa trucking. Menjamurnya permintaan dari minimarket pun dinilai mendongkrak peluang pelaku bisnis trucking akibat kegiatan distribusi barang yang meningkat dan semakin mendorong permintaan akan logistik. Untuk mendukung aktivitas pengangkutan barang, tentu jasa trucking membutuhkan kendaraan komersial yang memadai demi meningkatkan pelayanan dan efisiensi harga. Dicontohkan pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 akan hadir di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 5-8 Maret. Perusahaan ini mengadakan acara besar demi menghadirkan berbagai solusi kendaraan komersial untuk bisnis banyak orang.

Pameran GIICOMVEC 2020 ini atau aneka macam pameran transportasi lainnya menjadi suatu acara yang tepat untuk membantu memulai usaha dari industri kendaraan komersial dan menjadi pendukung bisnis di Indonesia, yang dilengkapi dengan inovasi dan teknologi terbaru. Pameran macam business-to-business ini pun turut serta mengakomodir seluruh lini industri kendaraan komersial sebagai pemberi solusi logistik dan transportasi di tanah air. Baik itu yang bentuknya industri kendaraan komersial, juga industri pendukungnya seperti karoseri, penjualan suku cadang, aksesoris, supply chain, fitur teknologi, sistem pergudangan, dan aneka macam lainnya.

Penemuan dari bisnis transportasi pengangkut barang ini yang diperkirakan akan melambung tinggi di tahun 2020 juga didasari dari faktor meningkatnya permintaan pesanan akan barang. Mentri keuangan Sri Mulyani telah memaparkan fakta yang terjadi dalam situasi pandemi covid yang berlangsung di seluruh bagian bumi ini. Dapat diamati dalam dunia industri di masa kini, ada delapan macam industri yang dikategorikannya sebagai winner atau jenis pemenang. Dimana delapan macam industri ini terdiri dari perusahaan produksi dalam menciptakan kebutuhan barang atau jasa yang banyak digunakan oleh masyarakat. Bahkan ke delapan macam industri ini dianggap justru mengalami peningkatan produksi dari periode sebelumnya. Sehingga dapat disebut sebagai golongan winner dari situasi tidak bersahabat yang sedang terjadi di saat ini. Nah, ke delapan macam industri ini yaitu industri tekstil serta aneka macam produk yang dihasilkan dari tekstil; industri kimia, farmasi dan alat kesehatan, industri aneka jenis makanan dan minuman; industri elektronik, jasa telekomunikasi, serta jasa logistik. Memang betul juga terdapat beberapa industri lain yang saat ini kondisinya menjadi terpuruk akibat dari kondisi pandemi ini. Berbagai tempat wisata dan hiburan perlu ditutup untuk sementara waktu. Sedangkan biaya untuk mencukupi kebutuhan hidup tidak ikut berhenti dan terus berjalan. Tidak ada orang yang pernah membayangkan situasi ini akan terjadi sebelumnya. Namun terbukti dari berbagai berita yang ditampilkan di media menyampaikan kondisi baik terus bertumbuh secara perlahan namun pasti. Berbagai jenis industri banyak yang telah memulai kembali aktivitasnya. Aneka pertokoan telah kembali buka, dengan menjalankan pola standar hidup yang baru dalam New Normal sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

Peluang Bisnis Di Masa Depan

Sebuah berita lain juga menyatakan keberhasilan dari usaha transportasi logistik yang kini kian melebar hingga ke negara lain. Disebut sebuah perusahaan logistik asal negara jiran, Cina berhasil memperluas jaringan bisnisnya hingga ke negara gajah, Thailand. Disebut perusahaan logistik bernama Best Express Inc. ini berencana untuk menyalurkan investasi senilai 5 miliar dalam mata uang negara Thailand, Baht atau sekitar Rp 2,3 triliun (jika dihitung menggunakan kurs 1 baht = Rp 463,68) yang akan dimulai secara bertahap hingga sekitar tahun 2024 dalam perencanaannya. Sejumlah armada transportasi juga akan dilipatgandakan menjadi 2.000 unit yang direncanakan berlangsung pada tahun 2022 mendatang. Usaha ini dilakukan untuk meningkatkan perkembangan bisnis waralaba dimana salah satunya peran transportasi akan menjadi sangat penting di masa yang akan datang. Jika negara Thailand saja sudah menjadi incaran dari Cina untuk mengembangkan bisnisnya, tidak menutup kemungkinan Indonesia akan menjadi target konsumen bagi usaha dari negara lain di kemudian hari. Dilihat dari fakta itu saja sudah membuktikan bahwa bisnis transportasi logistik akan jauh lebih berkembang dari masa kini atau bahkan masa yang lalu. Tidak menjadi suatu hal kesia-sia untuk mulai menyiapkan pasukan armada logistik sejak sekarang.

Penghargaan Perusahaan Best Inc Asal Cina di New York

Pasar retail dari negara Amerika Serikat juga dikabarkan sedang melakukan upaya pendistribusian barang-barang retailnya ke berbagai toko di wilayah perbatasan. Hal ini dilakukan untuk dapat menjaga kondisi stabil dalam mencukupi kebutuhan banyak masyarakat yang berada di berbagai tempat. Dipastikan dalam hal ini, Amerika akan banyak membutuhkan tenaga transportasi dan logistik dalam menjalankan rencana ini. Tidak menutup kemungkinan bahwa hal ini juga akan terjadi di Indonesia. Dimana kota besar memerlukan armada logistik dalam jumlah yang besar untuk mendistribusikan produk retail dan kebutuhan sehari-hari secara lebih menyeluruh, ke berbagai bagian wilayah di Indonesia. Maka dari itu, sudah siapkah armada transportasi logistik yang kita miliki? Apa anda tertarik untuk turut serta berkontribusi dalam menjalankan bisnis jenis ini demi membantu pemulihan perekonomian rakyat Indonesia?